Hama Lalat pada Budidaya Jamur
(http://mitra-jamur.com/wp/category/jamur-tiram/)
Dewasa ini, jamur menjadi sayuran yang paling digemari masyarakat. Tidak hanya didalam negeri, di luar negeripun jamur sangat digemari. Terdapat lebih dari 50 spesies jamur diantaranya merupakan jamur edibel yang telah dikomersialkan. Jamur ini dapat dijadikan salah satu sumber kontribusi devisa bagi negara.
Saat ini, jamur yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jamur yang bermanfaat untuk dikonsumsi dan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Jenis jamur yang umum dikonsumsi masyarakat adalah jamur tiram, jamur merang, jamur kuping, jamur kancing dan jamur shitake. Sedangkan jamur yang sering dimanfaatkan sebagai obat karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah timbulnya penyakit adalah jamur ling zhi dan maitake (Grifola frondosa).
Hama pada jamur yang dibudidayakan cepat atau lambat pasti akan selalu ada. Munculnya hama pada budidaya jamur, umumnya dipengaruhi oleh lima faktor utama yaitu kondisi udara, air, tanah, manusia serta penggunaan bibit jamur yang tidak sehat atau terbawa OPT. Dalam upaya antisipasi terhadap perkembangan OPT pada budidaya jamur, sebaiknya memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah kalancaran sirkulasi udara, kebersihan air, melakukan pasteurisasi yang sempurna, menjaga kebersihan pekerja dan kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar kubung jamur.
Ada beberapa jenis OPT yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur, baik dari jenis hama maupun penyakit. Keberadaan hama pada jamur umumnya menyebabkan masalah karena dapat menimbulkan kerusakan antara lain di baglog, media tumbuh jamur, bibit jamur yang baru tumbuh, bahkan hama akan memakan miselium dan tubuh buah jamur sehingga batang jamur menjadi berlubang dan terpotong. Jamur yang ditanam akhirnya ada yang gagal tumbuh bahkan mati, dan akan mengakibatkan hasil panen jamur kurang maksimal. Disamping itu hama atau serangga hama dapat berperan sebagai vektor / pembawa penyakit seperti virus yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur budidaya.
Hama Lalat Lycoriella spp. Merupakan salah satu hama pada budidaya jamur yang termasuk ordo Diptera dan Family sciaridae. Biasanya hama ini masuk bersamaan dengan keluar masuknya pekerja, ventilasi atau lubang-lubang kecil yang tidak terdeteksi.
Gejala serangan ditandai dengan adanya hama dan larva di permukaan kompos dan pada sudut rak. Lalat menyimpan telur-telurnya diseluruh bagian media tanam, diatas tanah, dan diantara tanah pelapis dan kompos. Telur akan menetas dalam waktu kurang dari satu minggu. Lalat umumnya merusak miselium dan jamur dewasa. Jamur menjadi terpotong, berlubang-lubang sehingga tidak dapat dijual. Hama ini dapat juga menjadi inang pembawa hama lain seperti tungau, virus dan penyakit jamur lainnya.
Cara terbaik menanggulangi hama adalah dengan melakukan pencegahan. Ruang tumbuh jamur harus selalu dijaga dari parasit yang membusukkan jamur/fungi kompetitor yang tersedia. Oleh karena itu penerapan aturanhygiene pada budidaya jamur sangat penting dilakukan. Jika organism pengganggu dapat dideteksi saat stadia awal busidaya, biasanya kerusakannya dapat diatasi.
Beberapa aturan hygiene rutin yang harus diperhatikan anatara lain :
v Mensterilkan wadah/alat setiap kali akan digunakan
v Pintu dan jendeladalam kondisi tertutup atau dilapisi dengan kasa agar hama tidak masuk kubung
v Kompos yang telah dipakai ditempatkan jauh dari lokasi budidaya
v Menyingkirkan promordia yang tidak berkembang pada bedeng-bedeng penanaman jamur
v Lantai kubung dijaga agar selalu bersih
v Potongan tangkai jamur jangan ditingggalkan di ruang tumbuh jamur
v Jangan memegang tubuh buah yang sakit saat memanen Tubuh buah yang sakit diambil dengan menggunakan tisu yang dibasahi alcohol kemudian dibuang
v Rendam sepatu pada larutan desinfektan
v Singkirkan substrat yang terkontaminasi
Prinsip pengendalian hama secara terpadu pada budidaya jamur yaitu Eksklusi ( pencegahan), Eradikasi (pemusnahan), Proteksi (perlindungan) dan Imunisasi (menjadikan lebih kebal). Eksklusi atau pencegahan merupakan proses mencegah masuknya inokulum pathogen/penyakit pada setiap tahap / proses budidaya jamur. Contohnya sanitasi kubung dan lingkungan sekitar, sterilisasi alat kerja, sterilisasi dan anitasi media dengan sempurna, pintu dan jendela kubung dilapisi kasa, dll. Eradikasi merupakan tindakan pemusnahan semua pathogen yang sudah terlanjur masuk pada tiap tahap budidaya jamur. Contohnya mecabut jamur yang telah terserang kemudian dibakar, menyemprot inokulum dengan bahan kimia, mebuang baglog yang telah terkontaminasi, secara mekanis mengambil dan mematikan hama yang ditemukan, dll. Proteksi merupakan tindakan melindungi jamur dengan berbagai perlakuan terhadap gangguan pathogen / penyebab penyakit. Contohnya member perlindungan terhadap jamur yang dibudidayakan dengan memanfaatkan fungi lain seperti Humicola insolens, mencari alternatif jenis strain jamur yang lebih tahan terhadap pathogen, dll. Imunisasi merupakan tindakan membuat jamur lebih kebal terhadap gangguan pathogen/penyebab penyakit. Contohnya merakit strain jamur yang lebih tahan terhadap pathogen.
Penulis: DAA. Pertiwi ( POPT Ahli Muda Dinas Pertanian DIY )
Sumber ; http://distan.jogjaprov.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=8486:hama-lalat-pada-budidaya-jamur&catid=41:artikel&Itemid=514 (Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian)
Tanggal Artikel : Senin, 25 Januari 2016
Disusun Oleh:
Inneke Ririn K. F
14/ 365765/ PN/ 13747
Praktikum DPKP A.3.2 Kelompok 3
Analisis
ReplyDeleteIde : Menanggulangi hama lalat pada budidaya jamur
Sasaran : Pembudidaya jamur yang kesulitan menanggulangi hama lalat
Nilai pendidikan : Tata cara hygiene rutin dengan lengkap, cara melakukan pencegahan hama lalat pada jamur
Manfaat : Petani tidak khawatir lagi akan hal tentang hama lalat
Nilai berita yang terkandung adalah
Timelines yaitu dimana masalah yang dikaji adalah masalah hama pada jamur yang baru baru ini muncul
Proximity yaitu pada artikel ini menunjukan bahwa penulis sudah dekat dengan petani
Importance. Dengam memuat info tentang cara penanggulangan jamur makan artikel ini sangatlah mengandung informasi penting.
Development, pada dasarnya artikel ini bertukuan agar membuat petani jamur mengerti cara penanggulangan hama lalat, dengan demikian tentu merupakan suatu pembangunan
Penganalisa : Indra Wijayanto 14/365052/PN/13653